Rabu, 12 Desember 2012

Tak bisa ku kembali lagi ....

lalu ku tunggu satu persatu
kembang itu jatuh
dibulan yang sama ditempat yang sama
dengan warna merah menyala

ku rindu tempat itu
ditembok tua dengan nyala lilin
pada patung tua dengan tangan terbuka lebar
rasanya ditaman Eden dipucuk hatiku

kupandang sejenak dimana terbentang ingatanku
lalu sorak sorai kanak kanak melintasi aspal peninggalan Belanda
ku pandang langit dialasi rindang pohon Ketapang
diteduhnya biru laut dengan selat Menanga

dipasir itu diatas sampan tua
dibawah beringin dengan sepoi angin
indahku bersuka cita
dengan nyanyian " Oh Waibalun tanah airku ,tanah tumpah darahku ..."
merinding kuduku meradang hatiku
ku ingat semuanya
namun tak bisa ku kembali lagi
titipku dengan satu namaku
dipohon Reo itu ....

Natal ku kan selalu dengan rinduan kampung halamanku...

di ujung mata semata

Tuhan kan baik denganku
sekali doaku menjunjung tinggi
menembus rupa rupa
mengalahkan segala galanya

Tuhan kan setia denganku
walau lagi dan lagi ku berjanji tak bematerai
mulutku mungkin terpandai berkomat kamit
dan pikirku mungkin Tuhan kan baik mendengarkan keluh kesahku


Sejalan usiaku menua
tubuh ku mulai rentah
kupikir dimana salah dosaku tersilihkan
walau tak sanggup kembali putih
ku mohon dengarkan tulusku bertobat

aku tak layak bersujud
mungkin hanya bisa tertanam dilumpur dosa
baikku cuma satu dan selebihnya
hanya pemanis diujung mata semata

tak semusim ...............

apakah ku sempat terlahir lagi ?
dihimpitan hari ini
disesaknya perjalanan
tanpa cerita panjang
hanya yang sama
bertatap datang dan kembali lagi

tak semusim dengan ini
begitu memulainya dan tak berakhir
hanya songsong cerita debu fana
berlari dan kembali
terlahir dan hilang
bernama dan hanya pigura

mungkin benar cerita lama
terlahir lagi dibeda jalan
tercipta lagi dibeda ruang
semoga teringat aku pernah dibaris ini
menanti baikku datang dan datang lagi

Jumat, 30 November 2012

Di bait tersuci...............

ku lantunkan indahnya romansa dengan cukup suara sederhanaku
menggema dengan gempalan tanganku didada
doaku diujung senja
bersama liuk burung gereja
kusampaikan hantaran suka cita
ohhh tak berujung di cita
tapi sempat kujalani masa indah
bersama hijaunya hamparan ladang kopi

entah dimana ragaku pernah berada
namun rasaku terbang dipelataran bait tersuci
bersama para musafir suci berkelana
hingga para penulis ayat ayat suci
ku disamping bait suci itu
dengan dentum lonceng
dengan riang suara pemazmur
hari hariku denganmu dikeindahan lembah hidupku

Kidung senjaku..

diujung rindang tangkai tangkai kokoh
bukan tupai menari riang menyatap sedap
semata memandang
terjatuh di pohon bernama simalakama
sejatiku bertepih
diujung riang suara tenor
disenja batas depan gua
serentak berkidung
diujung malam
senyap hanya cerek biru
berteduh dibawa rindang bunga
dan pagi kudapatkan
setegak anggur manis diujung altar
kidung pembuka pagi
cerah bersemi menyentuh nurani
dan ku tutup malam dengan nyanyian alam
Dalam untung malangku

Mungkin sama.................

sama mataku tertutup habis
tak ada rongga kecil tuk menatapmu
sama cinta tak lekat dihati
karna beda takan mungkin sama

sama indah ku pandangimu
tak hilang ingat jejak sehari bertuan cinta
maju mundur tak sampai arah melintang
sama habis sampai disini

cerita datang tak silih berganti
hanya kumau lepas dari nyata
hanya mimpi mungkin baik untukku
karna takan kumimpikan semuanya

Garuda team ku .....

Ku panggil namamu dengan jenaka ku
si raja maling sial
ku pompa detak jantungku bersama aliran merah putih
merombak habis ulah congkakmu
kiramu takan keluar koaran nyawaku
hari ini di dadaku ada merah putih
lincah liuk Andik menusuk tajam ke hilir jantunmu
dan tegar berdiri Garuda Merah Putih satu bangsaku
kan melukai habis semua Harimau Malaya
kami didepan bukan bersorak sorai
kami didepan dengan kepakan Garuda
mengambil habis hari sial mu
Garuda ku ....berjuang hari ini di kandang Harimau Malaya ...

rinduku semata...............

Jangan habiskan rinduku untukmu semata
jangan risaukan hatiku sekurang apapun cinta
semuanya kubawa serta dengan jiwaku
untukmu diujung suara telpon
untukmu digetar suara hatiku
takan mungkin lengkap berkasih rindu ditepian cinta
disebrang jembatan ada teringgal hari
dijalinan kisah tak jua menanti
tutuplah bibir manismu
dengarlah riang hatimu
habiskan rindumu di satu cinta sejati

Bersama malam ...............

ijinkan aku sesal tunduk dilututmu
ku sertakan bintang hatiku
bersama malaikat setia pengawal
dan turut jendral garis tengah kebijaksanaan
memohon pada ketulusanmu
obatilah sesal tobatku

kemarin penuh noda terbalut sesakan hidup
tak sanggup bercerita apa
hening sendiri bersama malam
tak ada yang indah lagi
cuma ku berpikir
sedikit maafmu kan membuatku selamanya tenang

Cinta yang sama.....

Ku ambil gitar tua penentu nada hidupku
dengan alunan seadanya
pada dawai yang berdentum harmonis
ingin ku lantunkan tanpa nada minor
keras lembut suara hatiku mengalun
harapku tak terdengar false dibalik parauku
mungkin jemariku masih nakal mempermainkan nada
namun syiairku masih indah mengalir
dan bila ku tak sanggup lagi jelang menua
ku mohon mainkan aku bersama gitar tua itu
di liryk dan nada cinta yang sama

Rabu, 14 November 2012

Super hero baru .....

ku tak diam dengan gundukan otak kosongku
inginku sihir langit rontokan hujan
kan kulemparkan jauh mentari ke planet beranta
haaaa mungkin super hero idola baru

sana sini dengan nyanyian go green
habis recean hilang teriakan
panggilku tuk para pejalan

Dinegri pemimpi.....

Tulisku dalam bijak
hingga rambutku merana
hingga kulitku mengkerut
tetap berdiri tegar diserpihan dahaga

coba kupandang dikelam
tetap kugapai cahya dimata indahmu
coba ku mimpi dinegri pemimpi
tetap aku dengan tegar menjawab tanya risauku

Jelang senja...............

jelang mentari rebah dibalik ujung nyiur
risau hatiku lantaran belum ku ucap syukur
mendung menggumpal numpuk dilangitku
hilang biru ku nanti gulita ....
Tuhan tempatku berteduh
disegala kisah hidupku

tak jauh dari uluh hatiku
ku pendam bait bait rindu pada Mu
Tuhan sehina ragaku senakalnya anganku
tak hentinya mengoyak semua ujudku

tak sempat ku tunduk dimimbar Mu
sekian lama dengan luka jahit lamaku
masih dengan pengobat asal tempel
aku masih di bait lama
masih dilorong dekil
sempat ku ucap
mungkin ku takan kembali

jelang senjaku
bisaku berkata
ku merindu kasih Mu
ku cari jalan abadi Mu

Lukis senja................

Ku lukis senja bersama namamu
ku letakan kanvas seturut naluriku
berharap slalu curahan tinta emasmu
disegala ujung lukisanku
terpampang indah guratan hatimu

aku semakin lihat menatapmu dipiguraku
semakin jauh niat bathinku mengukirmu
sehelai sabda rindu tak cukup membalut
semuanya tunduk ditatapan mu

binar binar laku mu
mengoyak habsi semua pecinta
bukan dari khayangan
turun sontak menjemputmu
tapi ratapan cinta
menggema membahana disemua sarafku

kisah semakin indah.......

Kau buat aku rindu setengah mati
tak ada harapku menutup bibirku
anggap saja aku Romeo dan engkau Yuliet
dengan bersenjata cinta nan lengkap
menyerang ...menerkam ..hingga terkapar dipelukan

kau buat kisah semakin indah
penuh romansa kata sang pencinta
turun dimata langsung tembus dihati
kau buat segalnya jadi berarti

Senin, 12 November 2012

menepuk lara..............

lanjut jiwaku karna merana tak bertepi
memutih riwayatku karna usangnya cintaku
berlabuh hingga tak ada lagi kata
tanpa ....
hilang....
tak tertahan walau sujud memohon
bawalah harimu tuk ku ganti isi jiwaku
dimana...............
tanpa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
ada ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
rasa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
hariku kan selalu dengan cinta menepuk laraku

bintang dimataku.....................

hai dimata mataku tertuju
ditengah indah tak ada habisku memuja
hai gerimis diujung alang alang
tak usah risau
rebahlah tepat dipelukanku

hai junjungan hatiku
pandanglah senyum ketulusan ini
takan ada hilang
semuanya masih dengan segala pintaku
tetaplah lekat dinubariku

hai bintang tepat dimataku
singkirlah sejenak anganmu
karna rinduku tak habis dipusarannya
selamaku ...serinduku ....semuanya tentang aku dan kamu
takan menepi ...
takan ada yang jauh
tepat pas dimata merindu ada wajahmu ......

Minggu, 04 November 2012

Bidadari tersungging.......

Ku kirim hatiku berbungkus warna cinta
moga moga diterima dibilik hatimu
lekaslah berbunga ditanah harapanku
seindah kata pujangga seindah hatimu
bawalah serta tiupan nada seruling cinta
mengalun mempesona
hingga hari demi hari terpuaskan karna cinta

trimalah segala hasratku
nikmatilah hatiku yang kepayan diruang cintamu
lengkapilah lekak lekuk asmaraku
taburkan rindu laksana bidadari tersungging dibibir manis
cinta....dengan segala pesona
membawaku membumbung tinggi
dan bahagiaku atas nama cinta

Kamis, 01 November 2012

Jamanku .....

ku ungkapkan lagi dengan segala jiwaku
betapa ku memujamu
tak kurang apapun pandang mataku padamu
takan kering rasaku
takan memudar rautmu
disegala jamanku
kan ku sertakan mu
dalam kisah setulus hatiku

Tetes cinta ............

jangan bimbang dirasaku
jangan ragu dihatimu
tulus segalanya
mengalir mengalun
takan lepas satu mata hati
sepenuhnya disayangku padamu

untukmu nan dekat dihati
penuhilah jiwamu atas cintaku
railah pelukanku
genapkanlah risaumu
betapa tulus rindu memuja
tetes cinta merekat disegenap pori hidupku
sekali ku sayang
jangan bimbang dihatimu

Rabu, 31 Oktober 2012

Jangan berpaling.................

ku bilang tak datang untuk semusim
walau gerimis semusim penuh
tetap ku tabur seumurku
bintangku cerah
diguratan hatimu

jangan berpaling dihatiku
jangan tinggalkan sisa indahku
bawa rinduku
ukir sayangku
tepat direlungku
semalam jangan hilang
ku jagamu
sayangku
seumur nafasku..

Ramai pelaut ......

bunda di photo sayangku
manis senyum menatapku
tak ada kedip
hanya senyum itu
rindu lama tak lagi berjumpa
diujung malam bersama dipondok indah
tempat letak kepala terpajang
rindang nyiur menutup halaman
diujung pulau kecilku ramai pelaut
berderet lampu petromax disampan
teduh.....indah....
terkadang menari riang bersama kuda laut
bergirang ria diloncatan bakau
pelaut ulung dengan tombak ditangan
dan dendang riang kaum hawa
berpahat seadanya menikmati asam manisnya kerang
di desa kecil ku dihamparan teduhnya biru laut
ingin ku kembali lagi

Kisah biru ......

kemana ku hidangkan tinta emas
pembebas rasa pembela benar
kemana ku tuangkan kisah biru
tentang reyotnya kelopak hati
sebungkus harap seunggul berdiri
jayalah bumiku flobamora
dan gempitakan indahnya dipesona NTT

kata orang dinegri barat
setimur jauh gersang merontah
fana diterik mentari tak tumbuh satu apapun
tangis mungkil dengan besar diperut
tak sampai kata tangispun runtuh
bumi teristimewa dengan jutaan pesta pora
menari riang dimalam berdebu dibawa tenda terpal
tak pusing apa yang penting cungkil tikam matahari

sedihku hanya berdagang kucit seekor
tuk bayar tuntas genderang pora
adaku hanya dibintang timur
terangku tak lagi bercermin ke barat

jauh kupandang di negri barat
tertinggal lama tergopah memikul goni
tuan pesta ...mohonku
simpalah air kata pencuci tawa
berikan kami arti juang dikehidupan nanti

Selasa, 30 Oktober 2012

Aku............

aku
tak sekuat retakan bebatuan
ditangan pemahat sejati
tak sehebat kain
dijemari sang penyulam
aku hanya aku
kelana bermusafir cinta

bait bait manisku terlantun
memenuhi langit dan meruntuhkan awan
menggelegar ..membakar dinginnya hati
aku ...seonggokan petir menyapu habis gulita

aku
layakku mencintai sedalam samudra
dan engkau kupu ku nan elok
teman setia diujung senyum

Senin, 29 Oktober 2012

Nafasmu senja ini ......

tak ada kabar darimu saat ini
membuat asmaraku semakin bergairah
dekat semakin terasa ..jauh tak ada rintang tak kujuang

tak ada aroma nafasmu senja ini
membuat piguraku kosong melompong
sedikit senyummu cukup terpenuhi segalanya

segala yang ada ditatapanmu
membuat jantung berbalik bertanya
inikah serpian cinta terlantun indah

untukmu segala rinduku
untukmu ku pinang bintang tuk bersanding
kau yang terindah mengalahkan segala bintang

Terakhir dipundakku......

Kutulis bait bait cinta dialur nadimu
agar teringat betapa ku tlah membunuhmu dengan cintaku
ku genggam erat kata hatimu
agar tak lepas hatimu dari rinduku
berkelana hatiku mingintari garis mimpimu
ku dapati cintamu berceceran
padaku segala hasrat tersedia
padaku pesona segala harap
dan bahumu terakhir dipundakku
hemmmm malam mempesona
terik menyengat terbakar rasa
berpadu serasi bait cinta dan sayang
tuangkan segala cintamu dipelupukku
getarkan segala rona alamku
takan pupus seumur usia
kan kusertai kisah ini diabadinya nirwana

Minggu, 28 Oktober 2012

Diujung usia................

rindang langit membukus bumi
kerlip indah terlukis bintang sejagat
pada heningnya diujung malam
hanya deburan ombak bekejaran menggapai tepian
terduduk sendiri dibalut sejuknya angin pantai
nafas separuh usia
rambutpun memudar
berkelana dijuang malam
setiap nafas begitu berarti
hanya malam dalam bisik dibibir letih
dimana jalan kan berujung
dimana hati berkasih
coba tuankan sedikit dilidah
kasih tak bertuan
letih diujung usia

Sabtu, 27 Oktober 2012

dipondok tak bernama..

Tuhan..tak perlulah dengar sesal hatiku
hitam kelam dikedalaman nurani
bukan lagi sosok malaikat gibril
tuk temani kisah jalanku

ku ingin kembali
ku ingin kemarin dulu
disaat suaraku masih bernyanyi
sekarang sereyot ini ragaku
dipondok tak bernama
coba kutulis
tanpa kata dengan nadi pekatku
ku pasti kembali dijalan baik ku

Pujangga ....

hanya akalku tak berjalan bagus
loncat ditepian hati
menari riang dionggokan hati
tak tahu sampai jemari nakalku
mengoyak habis jiwa nan kasmaran

bibir hanya terdiam
jemari menggerogoti seluruh jiwa
aku mungkin dengan jalan tak elok
mengahancurkan habis semua yang indah
pujangga mungkin lapuk
hati mungkin menggoda
jiwa semakin lihai

seperti ini diujung ini
pada blog ini ku bertanya
angin kasmaran penuhi aku
dengan jiwa nan kasmaran
hingga bait terakhirku
tertunduk sujud
maafkan syairku tlah merobok isi hatimu

Jumat, 26 Oktober 2012

Temani senja.....

hingga disenja
menyusup masuk dikelamnya langit
tertidur lelah
hingga rembulan bersanding erat
dibatas senja
teringat padamu disegala waktu
tak larut disenja
membawamu tuk temani senjaku

Be tahan mati ......



Be sampe sini mo bilang sayang nona
so sedih bagini baru dong nona rapat kamari
be bilang sayang ..be bilang cinta 
nona sonde parcaya lai
kalo la masi sonde percaya
tunggu be pigi panggil kapala suku
datang mau lamar nona

ombak ke timur pecah haluan
be tahan mati gelombang cinta
cepatlah buka dong nona pung hati
be pun cinta cepat tardampar dilubuk nona

Rabu, 24 Oktober 2012

Morat marit......

kau apakan aku
hingga morat marit hati ini
dipojok berteduh diam
tanpa nafas panjang
terpikir ...dimana semuanya

perjalanan tanpa kisah
baik dimata letih dijalan
kucari damai denganmu
dengan semuamu
tanpa kukurangi apapun
sepertiku terdiam
mengawalinya bersama hati
aku pengagummu
dianganku
kisah berakhir tanpa tujuan

Rindu berbunga..........

jangan tulis rindu dimataku
bila serindu tak berjiwa
jangan lepas rindu
bila segudang rindu membunuh jiwamu

kering sudah ingatan
dibakar  rindu membara
berlalu sudah kehampaan
karna getar jantungmu di rinduku
sampaikan bisikan hatimu
eratkan rindumu 
tuk ku rangkai rindu berbunga asmara

Selasa, 23 Oktober 2012

Lepas kata...

dengarlah diujung corong microphone
teriak debu debu jalan
tertatih merangkak mengais hidup
cuma derita dan puing puing surga
yang tumpah porak poranda
dilindas mata kecilku
penuh lirik dengan nada membelah
lantang sebatas jengot pak tua
turunlah ke bumi
kupaslah daki daki
kenyangkanlah kami bersama kata manismu

tuan segala hamba berkeliaran
mulai kucing dagelan hingga locat kutu kupret
menari riang ditangis derita
lihatlah aku hai tuan besar
jauhkanlah setan brandal
lepas kata manis
turun cacianmu
kita hanya berusaha
yang dilangit memberi restu ...
bijakmu dimulut harimau mu
deritaku ditelan habis harimau mu

Jukir bang Nyoman.......

kisah si Nyoman juru parkir
kurus kering semprit ditelan setengah
gopah lari nafas dihajar terik panas
seribu bau tengkik lipat masuk disaku

coba ku dekat sembari perakku loncat disakunya
seminggu terbaring diruang lara
astaga naga....kucing kesrimpet roda
bang Nyoman bojor jantung  tak kuat biaya

kataku mana raskinmu
kataku mana tunjangan usiamu
maaf bang belum terurus semua hidupku

dia sahabat baikku
setiap kaset belianku selalu ditanya
bang ...jangan yang blu blu ya
seperti senyum indah ditelaga indah
dia sahabat  sempurnaku...
bang apa kabar...
sudah makan belum...
hati hati dijalan ..jangan ngebut..
jangan lupa berdoa ....
sekali hariku jumpa
ku ingat itu semua kata lamanya
baikmu sahabat juru parkir ku
doaku buatmu .....

Maju mundur ......

kamukah wajah tegap tinggi
tegap lantang perkasa
berjejer latih tempur tuangkan pelor
dung dang deng dong pelor melenceng

teriak susah dilorong dempet tembok
maju mundur sama saja
asal jangan langgar tembok
kan sia siah umurmu dibumi

kemarin duduk tepat ditiang sengsara
menunggu kerlip hijau
menjulur tangan laskar derita
mahal pelormu cukup recehan tumpah dijari tua

tak pandang kasihan dibumi ini
kutunggu saja disurga
mungkin kupintah khyangan 
menghafal paras centilmu
hikayat dibumi seandai sama di surga

tutup pintu halus bunyi langkahnya
sopan gerak tingkah dibilik malaikat
mungkin sayap kiri haluan kanan berbanding sama
hingga hanya yang Kuasa menimbangmu

liriklah direyot jelita
tengoklah diemperan indah
ada hidup sepanjang hidup
menanti ulur baik hati

Kidungku dinda........

Dinda penuh lipur hati
dinda sayang ku puja puji
sepucuk cinta tumbuh manis
bagai ku pinang diujung bumi

sertakan guratanku kemana dinda kan sebrang
letakan jantung berdetak seiring dirongga hatiku
isilah penuh segala hasratmu
kan ku bawa serta kidungku untukmu

duhai dinda sayang manalah tahan
pujungga sebrang kan tunduk
hanya  dinda sayang peluk nan manis
ku jawab ya dipenantian ini....

Senin, 22 Oktober 2012

Cinta merindu ....

titip rinduku buatmu sayang
hingga otakku mengering
tetap kusebut sayang untukmu

seperti cinta merindu sayang
kuukir panah tajamku
menyeruak masuk
hingga bibirmu berkata
cinta ...akulah untukmu

bawalah serta untaian rindumu
tuk temani aku
balaslah aku disenyummu
tuk rasakan getarnya aura kasih

Minggu, 21 Oktober 2012

Luskisanku ........

Ku tulis hari ganti hari
kurangkai rindu ganti rindu
tak serupa langit
tak serupa birunya laut
hanya spesialmu melebihi segalanya
piguramu indah dilukisanku
berwarna secerah naluriku
ku ucap rindu setenga mati
bagai langit kan runtuh
bagai bintang tak bercahya
bila tak ku jumpaimu
bila mataku tak sanggup menatapmu

kemana langit kan mendung
dimana rindu kan mempersunting asmara
ku petik asmaramu
tuk jadi cinta setenga mati

Indahmu ..milikku

tatap indah dibalik kacamu
takan habis kubalas pandang
senyum indahmu lekat halus dibibirmu
tak tahan rasa hingga kupanah
lekat membentang sekujur hatiku
alur lirikku tak bosannya jujur
berucap cinta sepenuh hati
laras seirama jantungku

kupandang langit dengan segala pujaku
terlantun indahnya sajak mengalir di relungmu
indahmu ...sepecuk hati ...
senyummu....seutus harapku
kasihmu ...sepanjang nafasku ....
dan indahmu ..kan jadi milikku...

Sebait rindu

walau terik berkepanjangan
membakar satu persatu lahan kerontang
tumbuh sebait rindu
dengan senyum manis menepis ragu
berjalan hingga membendung panas menembus rasa

terindah bergandeng dengan peluh
terkasih dengan rangkaian elok ucapmu
siang dengan hangat membungkus kalbu
dan malam dengan sejukmu penawar rindu

ku pandang cahyamu
ku raih kasihmu
sepantas mataku memandang
selayak hatimu terpesona
terbentuk cinta diukiran cinta bersama

Rabu, 17 Oktober 2012

Kolam biru ............

uraian nafasmu teramat dalam
perlahan menghampiri
lepas jiwaku karna hangatmu
hemm lepas malam hanya desah nafas terdengar


kolam biru dilintasi pijar balon lampu
lalu lalang angin menggetarkan jepun
indahmu duduk dengan mata sayup
langit gulita kan mudah tergoda
karna malam ini begitu indah

mohon pahami .....

selipkan hatiku pada ingatanmu
bila lajur tak lagi terarah
betapa berat meninggalkan segalanya

angin berganti menghantar syairku
walau tak tersentuh direlung
mohon  pahami yang lagi kasmaran
hingga ruang kelam terasa indah

segalanya kumiliki
cinta...sayang....
segalanya tersedia
rasa tulus...
bila ku disalah jalan
mohon pahami
aku kan baik baik lagi....




Rasamu manis..........

Janjimu kan berdua nyatu diujung usia
pada pipimu nan merona diusap pertamaku
tertunduk lugu
lalu senyum menggodamu
membantuku membelai rasa
hingga bibir manismu bergetar
rasamu manis memikatku

tersipumu buatku menjadi jadi
angin membius sukmaku
mengoyak semua milikmu
takan ada cerita lebih seluas ini
karna lengkapnya goresan itu

kemarin dengan sayangmu
dekat erat diingatanku
bila ingatmu tlah pudar
kembali ku kenang
dibawa rindang taman
ada sayangmu tertinggal padaku

Coba berdoa .....

seusia kataku terlalu bijak
entah kutukar guling dengan segala adanya
rentang jalan begitu fana
hingga rontok helai demi helai
Tuhan ...bila bijakku tak sampai disurga
pada Mu ku coba mengadu
Tuhan ..bila waktu sepantas ku berbakti
pada Mu ku coba berdoa
Hilang waktuku bersamaMu diruang hidupku
sepanjang tahun berganti cuma sebulan raport biruku
aku.....dijalan cuma untukku
aku ...bertobat hanya seadanya
ku coba bangkit dari buruk
namun belum sempurna
ingatku sebatas harap
bila ku tlah baik adanya
trimalah aku bersama Mu

Selasa, 16 Oktober 2012

enakan jabatan tangan ......

bolehkah kutukar sesaat peranmu
aduhh enaknya pikirku
berdasi melintang
lenggok pun mulai beradap
ahaaaa ....lupa dengkulku rupanya masih rawan
teratur rapi terlihat bersih tak ada busuknya
heemmmmm ini dia inginku
semuanya keliatan hebat
semuanya terlihat rapi bersih nyecis
dan selesai tepat pada waktunya

mulailah sedikit senggolanku tak berarah
tercium si jurangan panglima palu
sini ...ketokan palu siap nancap
pasal satu dan selanjutnya
cuma dua tahunan lebih sedikit
baik mungkin kucoba tukar jabat
enak terasa ...walau diprodeo
keluar masih masih segar bugar
kali kali om om ku yang nyanyi hidup dibui salah thema
ternyata goyangnya hidup dibui seenak alur nya .....

jedat jedut..plong..

Tong kosong besar tongnya
getak getok sana sini
asal bunyi komat kamit
sembur sana buang sini

enak mana dipohon berduri
atau dijalan berduri
bukan monyet tak pandai lompat
sebisa loncat selihai memandang

tongkat nancap diletakan batu pertama
timbun menimbun hingga bengkak
penopang jalan mulai mulai lentur
tambun kiri kanan hingga kepala membesar
asal tinggal dikursi empuk
asal naik dipodium megah
asal loncatan empuk
aman damai salam damai tempel templok sana sini
ucap manis raja minyak
ngalur ngidul pat gulipat
ompong melompong hanya heng dimulut
jabatan manis dengan jempol gede
turun temurun asal gue anak gedean
haaaa gede ini itu
bolak balik hingga kuminta pengemis berbaris didepan wajahmu
didunia banyak ini itu mu
hanya saja nasibku sepihak dimana mana
asal kau puas aku lemas
jedat jedut politik mu
tong besar berisi punyamu
jedat jedut kosong nyaring punyaku
nasibbbb nasibbbb......

Sertai kisahku.............

inginku wajahmu
ku rekat manis gantung dibujur lurus mataku
pertamaku diwajahmu
manis ayu selaras malaikat putih kapas nan polos
lama lamaku bersamamu
luntur helai per helai pembukus manisanmu
tengoklah diterik mentari yang tak berubah wajah
jangan siksa hatimu menemuiku disetiap sesalmu
bila berubah ...lakukan demi asmaramu
bila pergi ....takan ada jalan kembali
takan ku menunggu dijalan pulangmu
takan ada penantian yg sia sia
pikirku ....ayu mu ....seumur hidupku
waktuku...cukup membuatmu bahagia
jangan junjung hatiku
jangan sertai kisahku
bila takan mungkin pergi dimohonanku

Patah lagi.....

Sepantas malam berlalu
begitu cepat nyamuk menusuk masuk
bukan kangen mendekapku
cuma isap jempol diruang tobat

salah arah entah ditikungan mana
berakhir dengan awal konyol
lalu hilang perlahan
pertama dengan lambaian
dan terakhir beserta semuanya sirna

bukan petaka dengan hilangmu
pergi sejauh mana kiraku
ternyata putarmu ditujuan jauh
arah tak kesampaian lagi
patah setinggi yang tlah kutanam
runtuh diinjakan halus tapakmu
hanya bernasib patah dan patah
coba lagi mungkin kali ini
menembus tingginya langit
tapi nyataku hanya patah diguratan terakhir

dikedamaian .......

bukan jendral dengan bintang gemintang dipundak
bukan tongkat wasiat terlentang dibalik nasib
seperti terik membakar benakku
seperti rongga kosong hampa belaka
dibenakku bersama rangkai jemari
dan otak reyotku mendermakan bathinku
bukan di tivi ku nyaring bernada
bukan di wajah presiden ku berkoar kalbu
pondok ku dengan sisa rentan habis masaku
ku coba berbisik .......jiwaku tenanglah dikedamaian.........