jelang mentari rebah dibalik ujung nyiur
risau hatiku lantaran belum ku ucap syukur
mendung menggumpal numpuk dilangitku
hilang biru ku nanti gulita ....
Tuhan tempatku berteduh
disegala kisah hidupku
tak jauh dari uluh hatiku
ku pendam bait bait rindu pada Mu
Tuhan sehina ragaku senakalnya anganku
tak hentinya mengoyak semua ujudku
tak sempat ku tunduk dimimbar Mu
sekian lama dengan luka jahit lamaku
masih dengan pengobat asal tempel
aku masih di bait lama
masih dilorong dekil
sempat ku ucap
mungkin ku takan kembali
jelang senjaku
bisaku berkata
ku merindu kasih Mu
ku cari jalan abadi Mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar