Rabu, 14 November 2012

Jelang senja...............

jelang mentari rebah dibalik ujung nyiur
risau hatiku lantaran belum ku ucap syukur
mendung menggumpal numpuk dilangitku
hilang biru ku nanti gulita ....
Tuhan tempatku berteduh
disegala kisah hidupku

tak jauh dari uluh hatiku
ku pendam bait bait rindu pada Mu
Tuhan sehina ragaku senakalnya anganku
tak hentinya mengoyak semua ujudku

tak sempat ku tunduk dimimbar Mu
sekian lama dengan luka jahit lamaku
masih dengan pengobat asal tempel
aku masih di bait lama
masih dilorong dekil
sempat ku ucap
mungkin ku takan kembali

jelang senjaku
bisaku berkata
ku merindu kasih Mu
ku cari jalan abadi Mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar