Mereka yang hanya duduk dengar
dikursi turun temurun hanya nikmati manis
dan jereoan sepat pahit tumpah dijalanan
bukan jagoan sapi ompong
terpampang berdasi mirip koboy sahaja
pasang kumis, atur senyum terlihat bersahaja dikantong miskin
mereka wakil tapi dewan terhormat
jualan diri dipapan reklame
kami malang selamanya jadi tukang nyoblos
takan pernah bernasib baik mampir lima tahun dikandang emas
gajimu lumayan ,usaha sampinganmu maha dasyat
dan jutaan mata kosong dengan bibir kering kerontang
tidur lelap di kolong derita
umpamaku tak berbangsa
kubiarkan darahku mengering
tak perlu mengalir mengalun dijeritan kehampaan
takan kuteteskan satu tinta
tuk mengkhianati sign ku
manis manis manis
kirimkan aku gula penambah diabet
pahit pahit pahit
kirimkan aku traktor tuk menggilas lidah
ambilah hatiku disaat dukaku
dan tersenyumlah dibalik langka tapakmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar